Bahlil Sebut Produksi Batu Bara Dikendalikan lewat RKAB untuk Jaga Harga
- account_circle Redaksi Warok Media
- calendar_month 1 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto arsip tambang batu bara di Kutai Timur, Kalimantan Timur; bukan dokumentasi Minerba Convex 2026 atau kondisi produksi terkini. Consigliere Ivan / Wikimedia Commons, CC BY 2.0. Resize proporsional dan kompresi JPEG.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
WAROK MEDIA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah mengendalikan produksi batu bara melalui Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Menurut dia, langkah tersebut ditujukan untuk menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan serta harga komoditas.
Berdasarkan rilis Kementerian ESDM, Bahlil menyampaikan hal itu saat membuka Mineral dan Batubara Convention–Expo (Minerba Convex) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (2/11/2026). Keterangan mengenai strategi tersebut juga diberitakan ANTARA pada Selasa (3/11/2026).
Bahlil menilai produksi yang terlalu besar ketika harga melemah dapat membuat batu bara dijual murah. Ia mengatakan pemerintah memilih mengendalikan pasokan agar pengelolaannya tidak semata-mata mengejar volume produksi.
“Jadi produksinya terkoreksi, turun, tapi pendapatannya naik,” kata Bahlil, dikutip dari rilis ESDM. Pernyataan itu merupakan penilaian Bahlil atas hasil pengendalian produksi.
Pengajuan RKAB bertambah
Bahlil menyebut jumlah perusahaan yang mengajukan RKAB naik dari sekitar 500 perusahaan pada 2025 menjadi 650 perusahaan pada 2026. Angka tersebut merujuk pada pengajuan, bukan pengumuman jumlah RKAB yang telah disetujui.
Ia meminta pembagian RKAB tetap dilakukan secara adil. Menurut Bahlil, produksi tinggi dengan harga yang baik merupakan kondisi ideal, tetapi produksi tidak boleh digenjot secara berlebihan ketika harga sedang turun.
Sumber: Kementerian ESDM; ANTARA.
Foto arsip tumpukan batu bara dan fasilitas tambang di Kutai Timur, Kalimantan Timur; bukan dokumentasi Minerba Convex 2026 atau kondisi produksi terkini. Kredit: Consigliere Ivan melalui Wikimedia Commons, lisensi CC BY 2.0. Foto diubah ukuran secara proporsional dan dikompresi untuk web, tanpa mengubah isi.
- Penulis: Redaksi Warok Media
- Sumber: https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/pasok-hampir-separuh-pasar-dunia-tapi-dijual-murah-bahlil-kendalikan-produksi-batu-bara

Saat ini belum ada komentar