Empat Dusun di Pulung dan Slahung Masuk Penanganan Kekeringan
- account_circle nisa
- calendar_month 20 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ponorogo, Warokmedia.com — Empat dusun di Pulung dan Slahung masuk penanganan kekeringan terbaru BPBD Ponorogo. Analis Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD, Gatot Susanto, mengatakan hal itu kepada Radar Madiun pada Minggu (25/10/2026).
Radar Madiun menyebut keempatnya adalah Dusun Sukun dan Beskem di Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, serta Dusun Tengger dan Gembes di Desa Slahung. Menurut keterangan yang dimuat media itu, Sukun mencakup 215 jiwa atau 125 kepala keluarga, Beskem 35 jiwa atau 14 KK, Tengger 93 jiwa atau 32 KK, dan Gembes 71 jiwa atau 27 KK. Gatot menyatakan keempat dusun menjadi langganan kekeringan karena debit sumber air habis saat kemarau.
Angka Sukun dan Beskem cocok dengan laporan RRI serta Gema Surya pada 23 Oktober. Kedua media itu juga mencatat penyaluran 11.000 liter air bersih per pekan sejak 20 Oktober: 6.000 liter untuk Sukun dan 5.000 liter untuk Beskem. Gatot mengatakan volume dapat ditambah jika kemarau makin ekstrem.
Ada perbedaan nama pada Beskem. Berita Jatim menulis lokasi dengan jumlah yang sama sebagai Dukuh Basecamp, Desa Sidoarjo, bukan Beskem di Desa Sidoharjo. Warok Media belum memperoleh klarifikasi langsung dari BPBD atas perbedaan itu. Angka Tengger dan Gembes baru ditemukan pada laporan Radar Madiun dan belum dicocokkan dengan situs BPBD atau rilis resmi Pemkab.
Total cakupan juga belum seragam. Gema Surya, RRI, dan Berita Jatim pada Jumat (23/10) menyebut 10 dukuh serta 1.642 jiwa. Radar Madiun pada Minggu menyebut 15 dusun di 10 desa dan enam kecamatan. Warok Media menahan angka total yang lebih luas sampai ada pembaruan resmi.
Foto: foto arsip Kantor Bupati Ponorogo karya Pemerintah Kabupaten Ponorogo, berstatus domain publik di Indonesia menurut Pasal 43 UU 28/2014 melalui Wikimedia Commons. Foto bukan dokumentasi penyaluran air. Warok Media menyesuaikan ukuran, potongan, dan ketajaman.
Sumber: Radar Madiun, RRI, Gema Surya, dan Berita Jatim.
- Penulis: nisa

Saat ini belum ada komentar