Hari Santri 2026, Prabowo Soroti Peran Pesantren dalam Perjuangan Indonesia
- account_circle nisa
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan Hari Santri Nasional 2026 saat membuka sambutan pada Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Dalam rilis Kementerian Sekretariat Negara, Prabowo menyatakan ucapan tersebut disampaikan atas nama pribadi dan Pemerintah Republik Indonesia. Ia menyoroti peran santri, santriwati, dan pondok pesantren dalam perjalanan perjuangan serta kemerdekaan Indonesia.
“Santri dan santriwati, dan pondok pesantren telah menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan dan kemerdekaan bangsa Indonesia,” kata Prabowo sebagaimana dikutip dalam rilis tersebut.
Presiden juga menyampaikan pesan tentang pentingnya kekompakan santri. “Santri kompak dan hebat, Indonesia makin kuat,” ujarnya.
Pernyataan itu disampaikan dalam forum koordinasi akses keuangan daerah, bukan dalam kegiatan di salah satu pondok pesantren. Laporan Liputan6 pada hari yang sama turut mengonfirmasi ucapan Presiden dan konteks penyampaiannya di Rakornas TPAKD.
Keterangan foto: Potret resmi Presiden Prabowo Subianto tahun 2024, bukan dokumentasi Rakornas TPAKD atau peringatan Hari Santri 2026. Sumber: Kementerian Sekretariat Negara melalui Wikimedia Commons. Reproduksi potret Presiden diperbolehkan dengan memperhatikan martabat dan kewajaran menurut Pasal 43 UU Nomor 28 Tahun 2014. Foto hanya diperkecil dan dikompresi, tanpa perubahan isi.
Sumber: Kementerian Sekretariat Negara/BPMI Setpres dan Liputan6.
- Penulis: nisa

Saat ini belum ada komentar