BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat 27–29 Oktober, Termasuk Jawa Timur
- account_circle nisa
- calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto arsip Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, saat hujan pada 2021. Adnan Ali / Wikimedia Commons / CC BY-SA 2.0. Ukuran, kompresi, dan ketajaman disesuaikan; bukan foto cuaca Oktober 2026.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Warokmedia.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memasukkan Jawa Timur dalam wilayah berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat pada 27–29 Oktober 2026. Hujan dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang, meskipun kondisi kering masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia.
Dalam prakiraan sepekan yang diperbarui pada Senin (26/10/2026) pukul 16.00 WIB, BMKG menetapkan kategori siaga hujan lebat–sangat lebat untuk Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Potensi angin kencang pada periode yang sama dicantumkan untuk Sulawesi Selatan serta Papua Selatan.
Informasi tersebut merupakan prakiraan potensi, bukan kepastian hujan di seluruh wilayah provinsi sepanjang hari. Rilis sepekan itu tidak merinci kecamatan di Ponorogo. Masyarakat perlu memeriksa prakiraan lokasi dan peringatan dini terbaru sebelum beraktivitas.
BMKG menjelaskan aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang atmosfer dapat mendukung pertumbuhan awan hujan. Karena pengaruh dinamika regional dan lokal, hujan signifikan dalam skala harian tetap mungkin terjadi di tengah akumulasi curah hujan yang relatif rendah hingga menengah.
Untuk 30 Oktober–2 November 2026, wilayah kategori siaga hujan lebat–sangat lebat dalam rilis tersebut adalah Kalimantan Barat. Jawa Timur masuk daftar potensi peningkatan hujan sedang dan potensi angin kencang pada periode itu.
BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai genangan, longsoran material, serta sambaran petir. Di wilayah yang masih kering, penghematan air dan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan tetap diperlukan. Pembaruan dapat dipantau melalui laman BMKG, aplikasi InfoBMKG, dan kanal resmi instansi tersebut.
Foto ilustrasi arsip: Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, saat hujan pada 2021, karya Adnan Ali melalui Wikimedia Commons, berlisensi CC BY-SA 2.0. Warok Media menyesuaikan ukuran, kompresi, dan ketajaman tanpa menambah objek; versi suntingan foto ini juga tersedia dengan lisensi CC BY-SA 2.0. Foto bukan dokumentasi cuaca pada 27 Oktober 2026 dan bukan foto Ponorogo.
Sumber: Prakiraan sepekan Direktorat Meteorologi Publik BMKG dan pemberitaan Metro TV, 27 Oktober 2026. Rincian kategori dalam artikel ini mengikuti rilis primer BMKG.
- Penulis: nisa

Saat ini belum ada komentar